Wilihandarwo header image ≡ Menu

Berubah dalam 14 hari, untuk hidup lebih baik

Sebuah panduan kursus dalam 14 hari via email, untuk perubahan diri yang lebih baik.

  • Berubah dari masa lalu yang suram dan buruk, serta memaafkannya
  • Melihat diri yang sekarang, menjalani dengan tenang masa saat ini
  • Merancang masa depan yang lebih baik, bahkan saat tak tahu harus apa

Silahkan ikuti kursus via email ini dengan mengisi formulir di sebelah. GRATIS !

Aku Sukses, Karena Aku Sering Gagal

Aku-Sukses,-Karena-Aku-Sering-Gagal

Alhamdulillah. Sebuah kata yang pantas aku ucapkan terus menerus sebagai bentuk syukur atas apa yang telah aku punya dan dapatkan sekarang. Nikmat iman yang masih kupegang hingga sekarang, nikmat umur yang mudah-mudahan berkah bagi sekitar, nikmat memiliki orang tua yang hebat dan sangat pengertian, nikmat memiliki kesempatan untuk belajar di FK UGM, nikmat memiliki teman-teman yang luar biasa –yang dari mereka aku bisa mempelajari banyak hal –, nikmat semuanya.

Kalau melihat ke belakang, beberapa tahun lalu, secara pribadi aku termasuk orang yang sering gagal. Kuliah pernah gagal, secara finansial pernah gagal, secara pertemanan juga pernah gagal. Namun, aku menyadari bahwa walaupun itu disebut kegagalan, aku tak ingin menganggapnya seperti itu. [click to continue…]

Baru ngeblog lagi

Wah ga terasa udah lama ga ngeblog. Hmm.. manajemen waktu yang buruk, jadinya ga bisa membagi waktu untuk ngerjain beberapa hal, sehingga ada hal-hal yang harus dikesampingkan, termasuk salah satunya blog ini.

Ok, sekedar merangkum apa yang terjadi sejak aku tidak menulis blog dulu hingga sekarang.

Pertama, sekarang aku sudah menginjak tahun ke tiga di FK UGM. Alhamdulillah, waktu terasa begitu cepat berlalu. Tinggal satu setengah tahun lagi di FK, sebelum akhirnya di wisuda dan masuk ke Rumah Sakit menjadi koass.

Namun secara pribadi, ilmu 2 tahun ke belakang ini masih pada belum nyantol semua. Masih banyak konsep-konsep kedokteran yang belum tertanam. Tidak hanya sekedar menghafalnya, namun benar-benar paham. Sehingga jika nanti diberikan kasus penyakit yang ribet-ribet, aku bisa menyelesaikannya dengan mudah. [click to continue…]

Berbisnis Ala Rasulullah

Kemarin malam (25/08) aku shalat tarawih di Masjid Kampus UGM. Alhamdulillah tahun ini aku masih mendapatkan kesempatan memasuki bulan Ramadhan kembali. Kerinduan setahun ini akhirnya tiba juga. Mudah-mudahan Ramadhan kali ini membawa sesuatu yang ‘beda’ dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sambil menunggu azan Shalat Isya, aku menyempatkan melihat-lihat buku yang dijual di pelataran masjid kampus ini. Memang setiap hari Jum’at dan pada bulan Ramadhan, pelataran masjid kampus yang megah ini dihiasi oleh penjual-penjual buku, parfum, hingga baju koko. Cukup membantulah bagi saya yang mencari barang-barang murah nan berkualitas.

Pandanganku terhenti pada sebuah buku yang berjudul “Rahasia Bisnis Rasulullah” karangan Prof. Laode Kamaludin, Ph.D. Rasanya tepat aku membeli buku ini, mengingat mulai saat ini aku kembali menekuni dunia bisnis lagi di sela-sela kuliah. Setelah membaca buku ini, aku kembali bersemangat menjalankan bisnis lagi. Tapi kali ini berbeda. Semangat kali ini lebih kuat dari sebelum-sebelumnya.

Kenapa ?

[click to continue…]

Selalu Ada Hikmah di Balik Musibah, Selalu !

Kemarin (Rabu, 17 Juni 2009) sekitar jam 12 siang, aku mengalami musibah kehilangan tas ku di Musholla kampus. Isi tasku “lumayan” lengkap. Di dalamnya ada Apple MacBook White (my lovely laptop), HP Nokia 7610 kesayanganku, Hard Disk Portable Transcend Store Jet 320 GB (yang hingga terakhir sebelum hilang sudah terisi sekitar 270GB), 3 Buah Flash Disk, 20 CD kosong, Buku Praktikum, STNK Motor, Kunci Kost, Kunci Motor, Jaket kesayanganku, Jas Almamater, dan barang-barang pribadi lainnya.

Ceritanya gini, ketika aku datang ke mushalla untuk sholat, ternyata jamaah udah mencapai rakaat pertama. Otomatis aku ga bisa ke depan untuk menaruh tas biar lebih aman.

Nah, makanya aku naruh di bagian tengah masjid. Di sekitar tas ku itu ada juga beberapa tas lainnya. Tanpa menaruh curiga ataupun kekhawatiran aku pun meletakkan tas ku disana. Kemudian aku pergi ke kamar mandi sebentar untuk buar air kecil.

Sekembalinya dari kamar kecil, aku ngambil air wudhu untuk sholat. Dan ketika aku mau ngecek tasku, eh udah ga ada. Langsung deh, manggil temn-temenku yang ada di sekitar musholla itu untuk bantu nyariin dan menghubungi satpam kampus (btw, mereka teman-teman yang luar biasa! Langsung bergerak cepat, thanks banget).

Setelah dicari sana-sini, tas dan isinya itu pun belum tampak batang hidungnya. Setelah aku berusaha mencari dan pada akhirnya mengakui bahwa tas ku benar-benar hilang, semuanya aku kembalikan kepada Allah.

Aku yakin Allah mempunyai rencana yang sangat indah ketika aku di cobakan pada ujian ini. Dan ketika itu banyak temen-temen yang menasehatiku, bahwa yakinlah setelah ini Allah akan mengganti nya dengan hal yang lebih baik.

dan Terbukti !

Setelah kehilangan laptop itu, aku akhirnya menyadari beberapa hal yang menurutku adalah hikmah dari kehilangan tas dan isinya itu. Antara lain : [click to continue…]

Andai Aku Dokter Indonesia

Pasti ku kan malu melihat banyak warga miskin
yang ga bisa berobat hanya gara-gara masalah duit.
Sedangkan di sana-sini masih banyak orang kaya yang rela
menghamburkan duitnya berobat ke negeri singa di seberang sana..

Andai aku dokter Indonesia,
mungkin ku kan begitu sulit memberikan diagnosis dan
treatment yg tepat tuk semua pasienku kelak, karena terbatasnya peralatan yg kupunya di klinik.
Tak seperti dokter2 diluar sana yg punya seabrek alat2 canggih nan mahal untuk pasiennya.
[click to continue…]