Andai Aku Dokter Indonesia

Pasti ku kan malu melihat banyak warga miskin
yang ga bisa berobat hanya gara-gara masalah duit.
Sedangkan di sana-sini masih banyak orang kaya yang rela
menghamburkan duitnya berobat ke negeri singa di seberang sana..

Andai aku dokter Indonesia,
mungkin ku kan begitu sulit memberikan diagnosis dan
treatment yg tepat tuk semua pasienku kelak, karena terbatasnya peralatan yg kupunya di klinik.
Tak seperti dokter2 diluar sana yg punya seabrek alat2 canggih nan mahal untuk pasiennya.
Continue reading Andai Aku Dokter Indonesia

Menjelang Ujian …

Foto(593)

Insya Allah besok (1//4/2009) aku ujian block 1.4 tentang Genitourinary System. Bagi yang belum tahu sistem block itu seperti apa, nih tak jelasin dikit. Jadi di FK itu rentang waktu belajarnya diukur per block bukan persemester. Satu blocknya itu 7 minggu. Kalau dibandingkan dengan semester, 1 semester itu terdiri dari 3 block. Di tiap block, kami mempelajari satu topik utama yang besar. Ya, misalnya di block 1.4 (Maksudnya tahun 1 block ke 4) ini kami mempelajari tentang sistem “perkencingan” atau sistem urin dan Sistem Genital atau Sistem Reproduksi.

Hmm… besok siang saatnya bertempur melawan ratusan soal-soal pilihan ganda dalam ujian block. Yup, walaupun terdengar mudah (karena pilihan ganda), sebenarnya soalnya sulit-sulit banget. Ga bisa asal nebak aja, apalagi pake hitung kancing baju, masa’ nanti kalau aku praktek, diagnosisnya pake hitung kancing juga ? Hahaha ga kan ?

Suasana Kostanku Menjelang Ujian

Haha.. hancur banget..

Buku-buku tebal bertebaran, yang kadang bikin ngantuk saat dibaca.. Hehe

Trus ada juga berlembar-lembar kertas fotokopian. Mulai dari kumpulan soal-soal sampai rangkuman materi.

Kyaa…

Sekarang tinggal 12 Jam lagi menuju ujian.. Lanjutin belajar ah..

Mudahan besok sukses.. Harus Sukses !

Apa Arti sebuah Uang ?

Setiap dari kita pasti punya uang. Entah itu dalam jumlah yang sedikit ataupun dalam jumlah yang berlimpah. Nah, tentu saja kita harus menggunakan uang itu dengan bijak. Nah, di postingan kali ini saya ingin ngebahas tentang arti sebuah uang.

With money you can …
buy a house
but not a home

With money you can …
buy a clock
but not time

With money you can …
buy a bed
but not sleep

With money you can …
buy a book
but not knowledge

With money you can …
get a doctor
but not good health

With money you can …
buy a position
but not respect

With money you can …
buy blood
but not life

With money you can …
buy sex
but not love

“Kamu sekali-kali tidak sampai pada kebaktian (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai” (QS. Ali Imran : 92)

Jangan Jadi Mahasiswa yang Manja

Student in Class
Creative Commons License photo credit: foundphotoslj

“Ma, kirimin duit donk.. Uang bulanan dah habis nih. Soalnya kemarin habis belanja baju di Mall. Trus tadi pas jalan-jalan di Mall ada handphone model terbaru, pengen banget beli. Kirimin ya.. Satu juta aja..”

Weitss mungkin beberapa dari kita (termasuk saya dulu, hehehe) suka banget minta duit orang tua. Apalagi bagi mahasiswa yang hidupnya jauh dari orang tua. Dengan segudang alasan, bisa saja kita minta orang tua kita untuk mengirimkan duit lagi kepada kita. Padahal, baru 2 minggu yang lalu kiriman dari orang tua itu datang.

Bisa dibilang ini masalah yang klasik sekaligus memprihatinkan. Karena seharusnya, seorang mahasiswa adalah orang yang sedang bersiap untuk menjadi manusia dewasa yang mandiri. Dan saat menjadi mahasiswa lah, kita melatih kedewasaan dan kemandirian kita. Kapan lagi coba ? Tunggu mau wisuda ? Wah kelamaan donk. Masa udah tua masih minta duit orang tua terus.

Agar jangan minta duit terus

Banya cara yang bisa kita lakukan untuk mengatur keuangan bagi seorang mahasiswa. Dan tentunya agar nanti ga perlu sering-sering minta duit ortu lagi. Berikut adalah tips yang aku dapatkan dan terapkan selama beberapa tahun belakangan. Mudahan berguna, jika ada yang kurang, silahkan ditambah ya. Continue reading Jangan Jadi Mahasiswa yang Manja

Saya Mau Ngasih Theme Gratis Nih, Kamu Mau Seperti Apa ?

Hmm.. Saat ini masih sibuk ngedesain sih. Tapi sempatin ngeblog dulu ah..

Pertama thanks buat semua klien-klien baruku maupun klien-klien yang lama. Terima kasih atas pengertian kalian dan kerjasama yang baik. Terima kasih atas pilihan kalian menjatuhkan pilihan desainer web dan blog kalian kepada saya. Terima kasih banget. Saya juga berharap bisa menyajikan desain terbaik yang saya bisa. Dan mungkin setelah itu, proyek berikutnya bisa menanti. Hehehe 😀

Saat ini aku harus lebih sabar menangani kerjaan desain-desain web daripada biasanya. Kenapa ? Dulu, sewaktu aku masih di Makassar, komputerku lumayan baguslah speknya. Nah sekarang di Jogja aku nyewa komputer dengan Spek : Pentium Celeron 3.0 GHz, Memori 256 MB (dikurangi lagi 64 MB buat sharing ke VGAnya, jadi tinggal 190an MB, fuih…), Harddisk Sistem 6GB, Monitor CRT 15 inchi. Wah, terasa berat banget sewaktu ngejalanin bareng Photoshop, Dreamweaver, Mozilla Firefox, WampServer, Windows Explorer, dan Notepad++.

Tapi, alhamdulillah masih bisa aja kok. Tapi ya itu, harus sabar. Setiap mau meng-apply efek di photoshop harus minum kopi trus tidur dulu (hehehe hiperbola banget..). Pokoknya gitu deh, bisa bayangin kan ? Ya, ga papa lah.. Sekalian menjelajahi mesin waktu, kembali ke jaman dulu saat aku baru kenal komputer. Hehehe

Oh ya, setelah order-order desainku selesai, aku akan ngelepas Theme yang aku pake sekarang untuk kalian semua. GRATIS..

Tapi mungkin ada sedikit modifikasi, biar lebih keren lagi gitu.. Tunggu aja ya.. Selain theme ini aku juga mungkin akan buat satu theme lagi. Nah kali ini aku mau minta pendapat kalian mau theme yang bagaimana yang kalian pingin ?

Seperti ProBlogger.net ? Seperti AyongeBlog.com ? Yang professional, elegan, atau colorful ? Bilang aja ya di kolom komentar. Entar aku akan pertimbangin.. Ok ? Aku tunggu responnya…

Satu Minggu Tujuh Desain, Hmmm… Melelahkan

Maaf sebelumnya ya karena belakangan blog ini agak jarang di update. Bukan karena aku malas ngeblog, bukan, sama sekali bukan. Tapi ada kerjaan yang tiba-tiba sekaligus datang. Dan ga enak juga nolaknya, sayang duitnya dilepas percuma… hehehe

Yups, seperti judul di atas, seminggu ini aku dapet tujuh order desain ! Kerjaan terbanyak yang aku kerjain dalam waktu yang cukup singkat.

Apalagi saat ini aku belum ada komputer di Jogja. Jadi satu-satunya jalan ya nyewa komputer di rental aja untuk dibawa pulang ke kost. Yah, walaupun agak lemot sih jalanin photoshopnya. Tapi ga papa lah, sekaligus nostalgia ke zaman komputerku masih seperti itu. Hehehe…

Trus belakangan ini jam tidurku agak kacau. Biasanya malem ga tidur (soalnya ide-ide desain kadang muncul pas malem hari), entar jam 8 pagi biasanya baru tidur lagi bentar ampe jam 10an. Trus disambung tidur siang lagi. Dan alhamdulillah ga pernah sakit. Makasih ya Allah, engkau menjaga kesehatan hamba..

Hmm… sedikit tips buat kamu yang juga kurang waktu tidur malamnya agar badannya tetep sehat dan ga sakit : Continue reading Satu Minggu Tujuh Desain, Hmmm… Melelahkan

Untuk Seseorang yang Belum Tergambar Wajahnya di Benakku


Creative Commons License photo credit: Zeyneeep!
Ah, entah kenapa tiba-tiba muncul tulisan ini. Tak perlu alasan kan untuk hal ini. Sudah menjadi fitrahnya. :) Ya, tulisan ini buat seseorang yang belum tergambar wajahnya di benak dan pikiranku. Orangnya seperti apapun aku tak tahu. Tapi aku berharap Ia sekarang sedang rajin-rajinnya memperbaiki diri. Shalat tak pernah lepas, puasa menjadi penahan nafsunya, zikir menjadi pengisi kesehariannya, dan sedekah selalu menjadi pembersih hartanya.

Jodoh itu Allah yang mengaturnya, jadi semuanya aku serahkan kepada Allah. Dia lah yang menentukan jodoh setiap hambanya. Kita selalu berharap yang terbaik kan ? Jadi baik dulu bagi diri sendiri. Insya Allah akan datang seorang bidadari (atau pangeran) yang terbaik untuk kita. Dan biarkan bidadari atau pangeran lain cemburu kepada kita. Insya Allah :)

Surat Cinta untuk Saudariku

Sebuah artikel yang sangat menyentuh sekaligus Insya Allah mampu membawa semangat perubahan bagi yang membacanya. Saya sarankan awali membaca artikel ini dengan niatan Lillahita’ala. Insya Allah, kalau Allah memberikan kemudahan bagi hambanya, semua pasti akan terjadi. Continue reading Untuk Seseorang yang Belum Tergambar Wajahnya di Benakku

Untungnya Jadi Blogger Kala Tes TOEFL

Writing Exams
Creative Commons License photo credit: ccarlstead

Beberapa hari yang lalu aku baru mengikuti tes TOEFL yang diadakan oleh UGM sebagai salah satu syarat kelengkapan calon mahasiswa barunya. Ini memang bukan tes TOEFL pertama ku, udah 2 kali aku ngelakuinnya. Yang pertama dulu waktu SMA kelas 3 (2006), trus yang kedua waktu kuliah di FKM Unhas, Makassar (2007). Nilai dua tes itu masih dibawah 500 sih.

Makanya aku bersemangat ngikutin tes TOEFL kali ini. Bukan karena merasa sok pintar loh ya, tapi ingin ngebuktiin bener ga anggapan ku selama ini kalau melalui ngeblog, penguasaan ku terhadap Bahasa Inggris menjadi lebih baik.

Di awal tes, aku agak kedodoran. Maklum, listening. Hehehe. Udah agak jarang sih ngomong pake Bahasa Inggris. Seringnya cuma nulis bahasa Inggris doank. Yah, memang kalau kita ga sering latih pendengaran dan pembicaraan kita, jadi rada kaku waktu ngomong atau ngedengerin nya. Tapi ga terlalu buruk lah. Dari 15 soal ada beberapa soal yang aku yakin benar (Tapi kayaknya yang salah tuh lebih banyak deh.. hehehe). Continue reading Untungnya Jadi Blogger Kala Tes TOEFL

Resensi Buku : Jangan ke Dokter Lagi ! Rahasia Sistem Imun dan Kiat Menghalau Penyakit

Dari judulnya, mungkin sebagian dokter (atau calon dokter seperti saya) akan berkeringat dingin. Bagaimana tidak, sudah menjadi pandangan umum bahwa pasien merupakan tulang punggung ekonomi bagi sebagian dokter. Kalau pasien tidak ke dokter, berarti dokter itu tidak memiliki penghasilan lagi.

Tapi saya mendukung itu, setelah membaca buku Patch Adams, saya merancang ulang lagi masa depanku. Kelak jika telah lulus dari pendidikan dokter (Insya Allah 6 tahun lagi), aku akan menjadi dokter yang menyarankan pasien agar jangan datang ke tempat praktek ku lagi. Sambil memasang tulisan besar-besar di ruang praktek, “Mohon Jangan Sakit Lagi, Ilmu Kedokteran itu Tidak Sempurna dan Mahal.”

Memang stigma masyarakat kita kebanyakan adalah jika sakit, langsung pergi ke dokter. Dan dokter berusaha sekuat tenaga dan pikiran untuk menyembuhkan penyakit pasiennya itu. Hanya sampai disitu.

Jarang sekali seorang pasien menganalisa sumber utama penyebab penyakitnya. Dan tidak berusaha menyembuhkan sumber utama itu. Misalnya stress, gaya hidup yang tidak sehat, lingkungan yang kotor, tidak dekat dengan Yang Maha Mengobati, tidak bersyukur dengan apa yang telah didapatnya, tidak berbagi dengan orang lain, dan segudang masalah pokok lainnya.

Nah, salah satu poin yang membuat orang terus menerus ke dokter adalah karena lemahnya sistem imun seseorang. Ketika sistem imun seseorang lemah, maka berbagai virus dan bakteripun akan mudah sakit. Continue reading Resensi Buku : Jangan ke Dokter Lagi ! Rahasia Sistem Imun dan Kiat Menghalau Penyakit

Resensi Buku : Patch Adams | Menemukan Arti Sebenarnya dari Praktek Kedokteran

Saat ini, tidak sedikit dokter yang sangat tergantung dengan alat-alat kedokteran yang canggih untuk menjalani prakteknya. Ketika alat-alat itu tidak ada, maka otomatis mereka tidak bisa melakukan praktek kedokterannya dengan baik. Sungguh ironis memang melihat hal ini sudah semakin menggejala di kalangan praktisi kesehatan.

Seakan-akan, dunia kedokteran adalah dunia yang dipenuhi oleh alat-alat canggih yang dibeli dari milyaran rupiah uang rakyat. Dan lebih ironis lagi, tidak semua rakyat –yang turut membayar lewat pajak- bisa menikmatinya.

Banyak cerita dokter-dokter baru yang ditempatkan di daerah terpencil sangat kesulitan mengembangkan kemampuannya dibandingkan ketika dia kuliah dulu di kota. Hal ini tak lain karena ketergantungan alat-alat kedokteran. Sehingga kemampuan asli dari si dokter ini tidak keluar.

Nah, buku ini mencoba memberikan pemahaman mengenai hal tersebut kepada praktisi kesehatan dan pasien mengenai pentingnya memurnikan kembali ajaran kedokteran ini. Continue reading Resensi Buku : Patch Adams | Menemukan Arti Sebenarnya dari Praktek Kedokteran